Talkshow bersama Prof. Ari Fahrial Syam : Vaksinasi COVID-19

Dalam upaya memperingati hari Kanker Anak Internasional, Dr. Dina dari Yayasan Kanker Anak Indonesia mengadakan talkshow bersama Prof. Ari Fahrial Syam yang merupakan guru besar di Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dan saat ini sedang menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia periode 2017-2021. 

Topik yang dibahas pada talkshow kali ini yaitu mengenai Vaksinasi COVID-19.

Seperti yang kita ketahui, virus ini sudah menyebar hampir satu tahun yang lalu dan telah merenggut banyak sekali nyawa, tidak hanya di Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia terkena dampak dari virus corona. Saat pertama kali vaksin tiba di Indonesia pada tanggal 13 Januari 2021, orang pertama yang melakukan penyuntikan vaksin adalah Presiden Joko Widodo, kemudian dilanjutkan ke beberapa golongan masyarakat tertentu.

Pengertian dari vaksin itu sendiri adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Proses dari vaksinasi biasanya dengan cara memasukkan vaksin (suntikan/lewat mulut) kedalam tubuh untuk menstimulasi sistem imun dan akhirnya kebal terhadap penyakit menular.

Merujuk pada hal tersebut, Prof. Ari mengatakan vaksin yang baru saja tiba di Indonesia ini masih dalam tahap uji klinik dan sedang memasuki uji tahap ke empat setelah lulus di tahap sebelumnya, yang artinya ampuh atau tidaknya vaksin SINOVAC kembali kepada antibodi di dalam tubuh kita masing-masing. Pemerintah dan seluruh anggota yang menangani kasus ini berharap agar virus corona tidak bermutasi menjadi virus baru, karena ini juga yang memengaruhi pertanyaan masyarakat mengapa masih bisa tertular COVID-19 padahal sudah disuntikkan vaksin.

 

Pemerintah belum bisa menjamin dengan pemakaian vaksin SINOVAC kita akan seratus persen bersih dari penularan virus tersebut. Tetapi, pemerintah berani menjamin bahwa vaksin ini aman digunakan untuk masyarakat. Efek samping dari pemakaian vaksin ini masih belum signifikan, ada yang menyebutkan bahwa setelah disuntikkan vaksin maka di baagian tangan akan terasa pegal-pegal, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa mereka tidak merasakan efek samping apapun setelah melakukan vaksin.

 

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *