Webinar Bersama Pitoyo Peter Hartono, Dr. Eng. Doraemon : Gundam dan Aspirasi Masa Depan

Professor Pitoyo Peter Hartono merupakan salah satu pimpinan proyek Gundam Global Challenge yang membuat robot Gundam raksasa bergerak, beliau juga merupakan profesor bidang jaringan saraf buatan di Department of Mechanics and Information, Chukyo University, Jepang.

Gundam adalah animasi tentang robot yang dirilis pada 1979. Gundam dalam animasi memiliki tinggi 18 meter. Pembuatan Gundam berawal dari Gundam Global Challenge, sebuah pencarian bakat di seluruh dunia, untuk merancang robot Gundam skala penuh setinggi 18 meter dan me mungkinkannya untuk bergerak. “Proyek itu (Gundam Global Challenge) bertujuan untuk menjembatani antara science fiction dan science. hal ini akan banyak melibatkan berbagai bidang ilmu seperti teknik dan unsur seni,” ujar Prof Pitoyo Peter Hartono.

Pada webinar ini (DORAEMON : GUNDAM, DAN ASPIRASI MASA DEPAN) beliau menceritakan awal mula ketertarikannya di dunia robotik.

“untuk saya doraemon lebih dari sebuah robot dia merupakan benda yang sangat cerdas melebihi robot robot yang ada di dunia saat ini misalnya dia datang dari abad 22 yang tentu saja suasananya sangant berbeda dengan abad 20 ini tetapi dia bisa menyesuaikan diri dan bisa berteman dengan nobita dan teman-temannya dia mempunyai kemampuan beradaptasi dengan sangat baik, jadi ini sangat menarik untuk saya, ini juga menjadi motifasi untuk saya untuk belajar dari doraemon” ujar Prof Pitoyo Peter Hartono.

Professor Pitoyo Peter Hartono juga berpresentasi dan memberi pejelasan rinci tentang Origin of Doraemon, Robot History, Compexity of Building Robots , Self Organization in Robotics, beliau juga memberi motivasi pada anak bangsa dengan pola pikir beliau tentang ‘Dream and Realitiy’.

berikut merupakan beberapa Q&A dengan prof Pitoyo Peter Hartono :

Q : Bagaimana cara anak bangsa mendapat inspirasi untuk mau memajukan teknologi yang ada saat ini ?

A : “     menurut saya inspirasi adalah akumulasi dari usaha, jika kita mau membuka mata kita, pikiran kita, menerima hal-hal baru dan tidak pernah berhenti belajar suatu saat pasti akan muncul inspirasi, inspirasi tidak pernah muncul dari nol tetapi inspirasi muncul dari usaha, jika kita tidak mengerti apa-apa inspirasi tidak akan muncul karna itu kita harus selalu bermimpi dan belajar.”

Q : Apakah robot di design untuk menggantikan manusia atau untuk mengkomplimentasikan manusia ?

A : “mungkin dalam beberapa tahun kedepan batas antara manusia semakin tipis contohnya sekarang saya ini menggunakan kacamata ini merupakan alat pembantu bagi saya mungkin tampa ini mungkin saya tidak akan menjadi professor, kacamata bukan bagian dari tubuh saya tetapi merupakan alat pembantu begitu juga pada komponen-komponen robot pada masa depan banyak alat alat yang terintegrasi pada kita dan kita menjadi semacam manusia baru.”

Q : Bagaimana cara anda meyakinkan bahwa robot tidak selalu berdampak buruk ?

A : “sebetulnya banyak persepsi yang berbeda-beda di daerah barat mulanya persepsi robot itu buruk seperti dalam drama Karel Capek bahwa robot adalah musuh manusia, di Jepang sendiri tidak seperti itu banyak robot seperti astro boy dan doraemon mereka semacam teman bagi manusia, dan cara kita mengubah persepsi itu adalah dengan membuat robot kita tidak bisa hanya bicara saja tapi kita harus membuktikan karna itu kita membuat robot.”

Q : Apa saja kendala dan hal tersulit saat membuat robot ?

A : “untuk bisa sukses 1 kali mungkin saya harus gagal 99 kali, cobaan untuk berhenti pasti selalu ada satu-satunya jalan untuk sukses adalah mencoba sampai sukses dan jika kita berhenti saat itu lah kita akan berakhir.”

Prof Pitoyo Peter Hartono juga mengatakan bahwa salah satu tujuan membuat project Gundam Global Challenge ini adalah untuk memberi semangat, berani bermimpi, dan belajar untuk pata pemuda agar bisa merealisasikan mimpi itu menjadi realitas dan juga memotivasi banyak orang di dunia.

“To achieve our dreams, We must learn how Reality works and Learn from it”

­- Prof Pitoyo Peter Hartono

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *